Posts tagged ‘.girlandwoman.’
::ihatequotes:
The saddest kind of sad is the sad that tries not to be sad. -John Mayer
1. Timbang parasetamol dan kamfora sebagai zat aktif, oleum cacao (yang sudah diiris tipis seperti serpihan), dan setil alkohol sesuai perhitungan
2. Tempatkan oleum cacao dalam gelas kimia A lalu lelehkan di atas alat penangas air
3. Tempatkan setil alkohol dalam gelas kimia B lalu lelehkan di atas alat penangas air
4. Bila kedua basis sudah meleleh, tuang lelehan setil alkohol dari gelas kimia B ke gelas kimia A, aduk dengan rata
5. Sementara itu, bersihkan cetakan yang akan digunakan, kemudian oleskan gliserin secukupnya ke cetakan tersebut, kemudian cetakan diletakkan terbalik
6. Masukkan zat aktif parasetamol dan kamfora ke dalam campuran basis, aduk dengan batang pengaduk
7. Isikan campuran basis dan zat aktif tersebut ke dalam lubang-lubang cetakan supositoria, pastikan rongga dalam benar-benar terisi
8. Bila campuran sudah mulai beku, lelehkan kembali di atas penangas, namun jangan sampaiĀ terlalu cair dan berminyak
9. Setelah semua campuran masuk ke dalam cetakan, dinginkan cetakan dalam suhu ruang selama 15 menit,.
10. Setelah 15 menit, masukkan cetakan supositoria ke dalam lemari pendingin selama 10 menit
11. Setelah 10 menit, pindahkan penyimpanan ke lemari beku (freezer), simpan selama 5 menit
12. Setelah 5 menit, keluarkan supositoria dari cetakan dan dievaluasi
::she is the real woman::
SELAMAT JALAN IBU AINUN HABIBIE
beliau salah satu bunda bangsa yang mengajarkan akan cinta dan kesetiaan.
turut berduka cita sedalam-dalamnya.
best regards,
saya yang belajar menjadi wanita yang mengerti kodratnya seperti Anda, Bu.
.#wanita.
If you look at what you have in life, You’ll always have more.If you look at what you don’t have in life, You’ll never have enough.
~ Oprah Winfrey
Emansipasi wanita. Satu doktrin yang ramai diusung para wanita masa kini sebagai salah satu prinsip hidupnya. Wanita masa kini ingin memiliki posisi yang sederajat dengan para pria. Buang jauh-jauh pola pikir ala zaman Siti Nurbaya yang mengharuskan wanita dipingit di rumah dan hanya mengurusi rumah tangga. Kini banyak wanita yang menduduki posisi yang dahulu hanya didominasi kaum pria. Direktur utama, Komisaris, Perdana Menteri, hingga Presiden merupakan beberapa jabatan penting yang pernah diduduki oleh wanita-wanita super masa kini. Wanita-wanita super itu telah mematahkan teori ‘Siti Nurbaya’ yang konvensional dan membuktikan kejayaan era ‘Emansipasi Wanita’ telah dimulai.
Kesuksesan para wanita super ini telah menginspirasi banyak wanita lainnya di dunia untuk mengikuti jejak mereka. Telah banyak wanita yang mengenyam pendidikan hingga level S-3 bahkan menjadi seorang Profesor. Hal ini membuktikan bahwa pencapaian intelektualitas yang tinggi melalui jenjang pendidikan formal telah menjadi prioritas bagi para wanita. Pendidikan yang tinggi tak cukup memuaskan hati para wanita ini untuk membuktikan prinsip ‘kesetaraan’ dengan pria yang dianutnya. Wanita juga ingin mampu menghasilkan materi untuk memenuhi kebutuhan dirinya. Banyak wanita yang memilih menjadi wanita karir agar mampu memenuhi kebutuhan hidupnya. Apakah wanita ini sudah puas hingga ia mampu mencapai level ini? jawabannya adalah tidak. Sebagian besar dari wanita yang memilih karir sebagai jalan hidupnya berusaha untuk terus memupuk karirnya tersebut hingga ia mampu mencapai jabatan tertinggi. Saat wanita super itu telah mencapai level ini, akankah ia memikirkan apakah ia telah merasa sempurna sebagai seorang wanita?
Berbicara mengenai kodrat merupakan hal yang tabu bagi para wanita super ini. Apabila kodrat telah mulai disinggung ke permukaan, hal itu seolah akan menjadi bumerang bagi mereka. Kodrat ibarat momok bagi para wanita super ini karena jika dikaitkan dengan kodrat, maka hancurlah dinding citra sebagai seorang wanita super yang selama ini telah mereka bangun dengan susah payah. Berbicara akan kodrat akan membuat berbagai hal menyeruak dan memutarbalikkan posisi para wanita super ini 180 derajat.
Euforia akan doktrin ‘Emansipasi Wanita’ telah membuat banyak wanita menjadi salah kaprah. Jika memang emansipasi wanita telah menjadi nafas baru bagi kehidupan para wanita saat ini, maka buang jauh-jauh istilah ‘Ladies First’. Akan tetapi hal yang menarik adalah wanita menjadi sangat egois menyikapi hal ini. Para wanita bahkan tega menuduh para pria sebagai sosok yang tidak gentleman apabila tidak mendahulukan wanita dalam mengantri, membantunya membawa barang-barang belanjaan, dan hal sepele lainnya (namun sangat berarti bagi para wanita egois ini). Lalu sebenarnya apakah yang mereka inginkan?
Materi memang satu hal yang mampu menyilaukan pandangan siapapun. Pikiran seseorang dapat menjadi irasional jika ia telah terpukau oleh gemerlap materi. Wanita terkadang menjadi sosok yang lemah jika dihadapkan oleh materi. Membeli tas branded luar negeri, memakai busana rancangan desainer terkenal, melakukan perawatan tubuh di salaon terbaik, dan segala kebutuhan wanita yang tak ada habisnya membuat wanita merasa materi merupakan kunci untuk memenuhi hasratnya. Sifat wanita yang mudah iri melihat sesamanya juga menjadi salah satu faktor pemicu kelemahan wanita terhadap materi. Wanita itu kurus, tinggi, langsing, memakai perhiasan mewah, memiliki anggaran yang besar untuk berbelanja setiap bulannya, dan hal lain yang membuat para wanita selalu membandingkan dirinya satu sama lain. Apabila segala hasrat mereka akan hal-hal tersebut telah terpenuhi, maka pertanyaan yang sama kan muncul yakni apakah ia telah merasa sempurna sebagai seorang wanita?
Wanita super tak harus identik dengan wanita yang memiliki karir dengan jabatan yang tinggi maupun mampu memiliki taraf hidup yang mapan dari usahanya sendiri. Satu hal yang sering dilupakan oleh banyak wanita untuk menjadikan dirinya sempurna yakni emmenuhi kodratnya. Wanita diciptakan dari tulang rusuk Adam karena wanita memang digariskan untuk melengkapi kehidupan pria. Emansipasi wanita mungkin lebih pantas ditujukan untuk meningkatkan kualitas hidup generasi selanjutnya. Emansipasi wanita membuat para wanita mampu menempuh pendidikan formal hingga ke jenjang yang tinggi dan meningkatkan kemampuan intelektualitasnya. Seorang wanita digariskan untuk mampu menjadi sosok Ibu yang baik bagi anak-anaknya dan istri yang patuh pada suaminya. Seorang pria dikodratkan untuk mampu menafkahi lahir dan batin bagi keluarganya. Jelas sudah peran wanita memang ditujukan untuk berbakti pada keluarganya.
Pengabdian seorang wanita terhadap keluarganya merupakan pengabdian yang mulia. Dalam kehidupan hendaknya kita mampu menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain. Hal itu juga hendaknya dijadikan prinsip bagi para wanita. Wanita dapat menjadi sosok yang bermanfaat bagi anak-anaknya dan suaminya. Wanita super adalah wanita yang mampu mendidik anaknya menjadi anak yang pintar, berperilaku sopan, dan bertanggung jawab. Mendidik manusia lain menjadi manusia yang berbudi bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan.Hal tersebut membutuhkan kesabaran dan ketelatenan yang jarang dimiliki oleh seorang pria. Apabila para wanita justru sibuk mengejar karirnya dan membiarkan anak-anaknya dididik oleh pembantu, bisakah anda bayangkan bagaimana anak tersebut akan berkembang kelak?
Materi bisa membeli banyak hal di dunia. Akan tetapi, attitude dan manner merupakan dua hal yang tak dapat dibeli dengan uang. Attitude dan manner hanya dapat dibentuk dari didikan keluarga dan lingkungan. Seorang ibu yang memiliki intelektualitas tinggi diharapkan mampu menjawab tantangan ini. Bagaimana jika ia dididik justru oleh orang yang tidak mengerti akan esensi dari intelektualitas? Hal tersebut tentu akan membuat sang anak berkembang menjadi anak yang bermental jauh dari kata ‘berbudi’. Apabila semua wanita Indonesia memiliki pola pikir yang berorientasi pada karir seperti contoh di atas, bisakah anda bayangkan dampaknya bagi kualitas generasi Indonesia 20 tahun kelak? Akankah intelektualitas itu punah seiring dengan semakin minimnya kesadaran para wanita untuk menjadi sosok teladan bagi anak-anaknya?
Salah satu kunci penopang untuk memajukan bangsa ini yakni meningkatnya kualitas sumber daya manusia yang ada. Peningkatan kualitas SDM dapat disamakan dengan peningkatan intelektualitas. Seorang Ibu adalah kunci utama peningkatan intelektualitas bangsa Indonesia 20 tahun mendatang. Keluarga adalah lingkungan yang pertama kali berinteraksi dengan sang anak. Keluarga juga merupakan lingkungan yang paling berperan dalam membentuk mental seorang anak. Sosok seorang Ibu yang memiliki intelektualitas tinggi tentu sangat berperan dalam proses pembentukan mental anak dalam keluarga karena pepatah mengatakan buah tak akan jatuh jauh dari pohonnya.
Bagi para wanita yang kini telah meneguhkan hati untuk terjun menjadi wanita karir, mungkin artikel ini bisa menjadi bahan pertimbangan untuk memikirkan hal tersebut kembali. Karir dan materi mungkin dapat memuaskan hasrat anda sesaat. Ketika anda telah mencapai usia tidak produktif lagi untuk bekerja dan lebih banyak menghabiskan waktu di rumah, bukan tidak mungkin anda akan sangat menyesali betapa banyak waktu yang telah anda lewatkan begitu saja. Rumah itu serasa begitu hambar tanpa adanya kehangatan kasih sayang dan gelak tawa di tengah keluarga. Betapa anda telah melewatkan saat-saat melihat anak anda tumbuh menjadi dewasa dan menemukan jati dirinya. Apakah anda menjadi sosok yang berperan bagi kehidupan mereka? Meski banyak teori yang mengatakan bahwa karir dan komitmen untuk keluarga bisa diseimbangkan, akan tetapi pada faktanya segala sesuatu pasti menuntut pengorbanan. Wanita dapat menjadi sosok wanita super bukan karena ia mampu menggantikan peran pria akan tetapi karena ia mampu menunjukkan kekuatannya dengan tetap menjalani kodratnya meski ia tahu ia mampu melakukan lebih.
kata-kata dari teman sya ini cukup keras menampar saya.
ya. tidak ingin berbohong dan mencoba jujur saya pernah berpikir akan menjadi wanita carier saja,tidak terpanggil untuk memiliki keluarga tapi pengen punya anak-anak (ups, maksud saya sebuah yayasan anak)
ya. tdak menutupnutupi saya pernah disakiti orang alias cowok.tidak sekali dan bukan cuma karena alasan dua insan beda jenis merasakan suatu anugrah Tuhan tapi juga dari katakata kaum adam yang sering merendahkan wanita. sungguh saya tidak suka. dan pernah mengisi di harihari saya pernyataan saya sudah tidakpercaya dengan kaum laki-laki, sebuah pengalaman yang bisa menjadi suatu idealismemu! dan sekarang saya sudahmembuang jauhjauhjauh pikiran itu. suatu saat saya akan menyadari,betapa tuhan menciptakan hawa dan adam untuk saling melengkapi.
thanks steffi stephanie i can share your article
miss all of albatross girls and boys
::second family::
this is my second family. i dont know why with them i feel so comfort. friends always be friend never be an enemy or something like that even we ever have a personal problem even about love or anything, but for us it’s a sweet and fun stories if we shared again!
i always always always miss all the wings of albatross

