Posts tagged ‘backpacker’

.pelesir di negeri orang.

.maybe your holiday not perfect if you didnt know the merlion.

.song of the sea at sentosa island.

.the last money.

.one fullerton.

February 19, 2010 at 6:33 pm Leave a comment

.think whats the differences.

Jadi apa yang membedakan Indonesia dengan Singapore?

Dan survey yang dilakukan oleh penulis sendiri membuktikan :

Memang sih banyak hal-hal hebat yang baru gue tahu. let’s see

INDONESIA vs SINGAPORE

Indonesia singapore
Sukarno hatta jomplang abis antara domestic dan internasional. Tapi ada gamelan dan kebudayaan Indonesia even itu di bandaraSuka ada yang tidur tiduran seenak jidat

Tapi di bandara indonesialah gue banyak belajar kehidupan TKW. Indonesia juga ada kok, DAMRI. Emang sih tiketnya belum otomatis dan gag satu bus kemanamana.

Changi airport GEDE BANGET ampe gempor dan kesasar. Iyalah gede. Wong transit semua Negara disini. Wajar…Tapi gag ada yang tidur tiduran di bandara…

Sepi sunyi aku benci. Tapi ada MRT langsung menuju pusat kota. Cuma sekali jalan. Terserah stop dimana, ada rutenya. Mesin tiket otomatis. Hmm…

Mungkin akan mubazir kalo dibuat di Indonesia. Mending memperbaiki yang sudah ada. Eh kita juga udah ada kok. BUS WAY di beberapa kota. Mungkin dioptimalkan. Ya jelas juga, Singapore negaranya sempit gag segede kita. Jelas mereka mending buat satu kendaraan yang bisa kemanamana. MRT : sebuah transportasi dalam kota yang OKE banget. Sukses membuat gue terkagum kagum. Betapa cepat. Hampir sama dengan jepang. Wow.  Rute jelas dan semua serba otomatis. Semua serba cepat. Dan semua serba lorong bawah tanah.
Seimbang  lah.. antara gedung dan yang lain. Panorama yang banyak! Gag bosen dengan negeriku negeri cintaku. Tapi ya itu, masih banyak rumah yang kumuh, pedesaan itu penting karena melengkapi masyarakat.Apartemen dan rumah banyak. Banyakk orang miskin tapi banyak pula orang kaya. Gedung gedung dengan arsitektur yang futurisitikPerkantoran. Singapore tak lain tak bukan Cuma seperti Jakarta. Perkantoran. Gedung tinggi tinggi. Disana gedung disini gedung di tengah tengah gedung. Mewah.

Dan banyak apartemen. Iya! Disana beli rumah mahal. Jadi tinggal di apartemen deh a.k.a rumah susun. Tapi rumah susunnya kayak hotel di indo

Lalu kita?Ya lempeng ajalah…

Ampe mobil gag tau tahun berapa masih nongkrong aja menjadi penghuni parkir timur ITB (lmao). Polusi makin meraja lela

Mobil dikit banget ya… dan mewah mewah deh. Gag ada bus ugal-ugalan, gag ada angkot, elf, ontel, atau semua kendaraan kuno lain.Jelas! Beli mobil mahal, mobil ada batas waktunya. Mereka lebih senang berjalan dan memanfaatkan fasilitas MRT super murah itu. Gue pun merasakan betapa sehat berjalan kaki
Kalo kita?KERJA UNTUK HIDUP dong.. bahkan orang indonesia tuh kaya kaya lo. Kita sudah menyumbang banyak duit ke negeri sebelah. Gag jarang orang indonesia yang duduk leyeh leyeh tapi duit mengalir. Yang kerja suami, istri ke Singapore belanja Kalo orang Singapore identik dengan kerja keras kayaknya ya..  gajinya besar. Wow. Bahkan temen gue cerita waktu gue berkunjung ke kampusnya lo magang malah digaji ngie! Wew oke juga tuh!Tapi mereka HIDUP UNTUK KERJA. Kalo punya restoran bahkan yang jaga juga yang punya
bolelebo nih, gue di itb aja kadang suka cabut kalo jenuh kuliah. Nyendiri aja window shopping. Tapi mahasiswa Indonesia masih mikir untuk membangun bangsa kok! Ketimbang kerja untuk sendiri dan kaya sendiri. Kalo pendidikan gimana nih?Gw tau nih salah satu kenapa anak anak Singapore pinter. Teman teman gue yg masuk NTU pun tergolong super oke pintarnya di sma dulu. Kenapa mereka bisa pintar ya? Karena sekolahnya jauh dari tempat maksiat. Tempat belanja, mall dan semuanya. Jadi konsentrasi belajar kalo jenuh baru deh kemana mana.

Gue melancong ke NTU dan NUS. Ke NTU sebenernya pengen ke bioteknologi tapi gag tau dimana. Kampusnya besar. Yah rumput tetangga memang selalu lebih hijau

Lalu gue ke NUS. Ke farmasi dan school of mediciinenya. Di farmasi, gue menemukan KK : proteomics, molecular immunology bahkan ada immunology centre, huhu I love doing this!, protein science, dll. Tapi gag ada KK seperti di farmasi ITB yang mencakup semuanya. Saya masih suka kampus saya. jujur

Kalo di Indonesia?Ya.. anak muda juga sekalian part time. Ini yang saya heranin.. kan kalo fast food di Singapore kita membereskan sampah makanan sendiri bukan pelayan. Jadi gag butuh pelayan yang ngelap meja. Nah, pekerjaan-pekerjaan tersebut diambil oleh usia tua disana. Jadi ngeliatnya kasiaan banget udah renta tapi kerja. Karena disana yang kerja yang muda-muda. Yang tua istirahat aja.
Terkadang suka tersesat. Di tipu. Dicopet. Dll. Tapi ada penginapan dengan warga seperti saat gue backpacker di Karjaw. Nah hal-hal yang kek gini yang mengakrabkan kita dengan masyarakat Penginapan!Disana ada BACKPACKER INN! Dengan fasilitas seperti hotel. Membuat nyaman! Dengan harga terjangkau. Jadi gag takut buat backpackeran dan gag tersesat
Memang… kalo urusan pariwisata dan kebudayaan gue tetap cinta Indonesia. Sangat amat cinta. Etnik, suku, dan kekhasan tiap daerah membuat gue kangen dan akan selalu kangen dengan Indonesia. Perlu menjadi perhatian pemerintah untuk memperbaiki akses ke tempat pariwisata dan fasilitas yang sangat mendukung banyaknya turis asing yang akan ke Indonesia. Ingat Indonesia bukan hanya bali. Kalo dilihat dari geografis mungkin Singapore tidak seberuntung Indonesia dalam hal pariwisata. Mereka Cuma bisa menunjukkan sedikit pantai dengan pasir yang menambang dari Indonesia juga. Punya gedung-gedung dengan seni arsitektur yang oke. Punya taman taman namun yang membuat mengapa masih banyak orang yang melirik pariwisata mereka adalah kenyamanan dalam pariwisata dan pengelolahan yang oke sekali. Ini yang jarang ada di Indonesia. Seperti museum nasional Singapore yang tempatnya ssperti istana Negara mungkin saking bagusnya bangunan dan pengelolaanya
Masih ada yang jauh lebih murah.Dan masih terjangkau dengan duit di saku. Disana mahalmahal banget. Karena  cost living mereka memang tinggi. Denda kesalahan saja bisa ampe 100 juta. Aquaaaa yang dari Indonesia saja 14 ribu. Oh no! saya tidak kuat berlama lama disingapore

Dan masih yang membuat gue heran? Kenapa semua orang Indonesia berobat ke Singapore?apakah tidak percaya dengan tenaga kesehatan Indonesia? Ketahuilah, tenaga kesehatan juga memiliki tanggung jawab untuk menciptakan masyarakat yang mandiri dalam kesehatan.

Table diatas hanyalah segelintir pendapat dan pemikiran gue. Bersifat subjektif kok. Jadi jangan sampe gue menjadi prita ke dua ya.. hehe.

Apa yang bisa ditarik dari perjalanan ini?

Yah. Sesungguhnya perjalanan kita masih panjang para calon pemimpin bangsa! Jangan mau kalah sama negeri sebelah! Orang-orang Indonesia pasti bisa! Boleh sih sekolah diluar negeri tapi tetep inget bangsa ini. Ini juga menjadi suatu harapan buat diri gue sendiri. Amin.

Special thanks to : rizki tsari, ipoey, andel, mama lucida, tante andel, laras, ipur, naren, idzni, ebong, dll.

*dan duit gue yang gue tabuna yang hampir 1,5 tahun ludes untuk ke singapore. hiks*

February 19, 2010 at 6:20 pm Leave a comment

.karimun jawa untuk selamanya.

Semakin aku cinta Indonesia

setelah ujian imunologi, 2009 lalu, tepat ujian yang terakhir, gue memang sudah memikirkan untuk meregangkan otak sejenak.
pengen liburan sedikit aja. semua tentang ujian, pelajaran, kuliah, farmasi, organisasi, dan semuanya ingin hilang dari ingatan
sebentarrrrrr saja.. hoho. yah dari dulu dan sudah terpampang di TARGET BACKPACKER gue di dinding kamar tertulis next destination :
KARIMUN JAWA. suatu pulau yang benar-benar ingin sekali gue datengi. katanya bagus, katanya indah, katanya katanya katanya. GUE PENGEN BUKTI
gue berangkat tanggal 7 januari malam naik bus bandung express, bersepuluh orang! yang notabene BARU KENAL di TERMINAL BUS kecuali yang emang udah kenal.kami menuju jepara. agak was-was sih
soalnya gue baru kali ini ke jepara dan membawa rombongan. sesampai di jepara langsung menuju pelabuhan kartini yang deket dengan terminal dengan becak
sampe disana ketemulah dengan mas azis dkk dari WISATA KITA. dan BARU KENAL dan LIHAT mukanya di pelabuhan itu.
hujan gerimis dan angin kencang membuat gue dll cemas takut gag berangkat. takut siasia. kami pun berpikir plan B kemungkinan gag jadi, DIENG! tapi ahhh gue udah disini perihal maut itu kan sudah disuratkan (inilah yang harus dipegang oleh petualang sbenernya.kekek)
jangan takut akan ajal. yah itulah kata kata gue menenangkan.
berangkatlah kami bermodal NEKAT! dengan KM (gue lupa namanya). 6 jam digoyang goyang demi melihat karimun jawa. belum lagi pas ditengah perjalanan ombak gede, hujan deras sampe masuk di kapalnya. benar benar membuat gue semakin tertantang (sebenernya mabok gue!) kekekek..
oiya gue berangkat dengan keadaan kaki gue yang BENGKAK karena kekurangan vitamin B. hampir gag bisa jalan. gue berdoa sepanjang perjalanan supaya gue bisa SNORKLING besoknya
rombongan yang ikut dari bandung 10 orang dan dari solo 8 orang jadilah 1 rombongan 18 orang! cukup sedikit dibandingkan perjalanan sebelumnya
jam 4 berangkat dan menuju penginapan (rumah warga). 1 rumah ber 18 orang itu plus yang punya rumah. semakin gue merasakan kekeluargaan (lebay)
gue manggil tukang pijet buat mijetin biar besok bisa berenang! (FYI : gue cuma bawa duit 50ribu!). jadi ya sehemat mungkin. malemnya kita pergi ke alunalun dan menikmati malam di pedesaan itu. mengamati tingkah laku kepulauan

besok yang ditunggu tunggu tiba!

SNORKLING! SNORKLING! NYEBUR KE KOLAM HIU (serem sumpah!)

SNORKLING hingga 6 jam lamanya

SNORKLING hal yang gue suka banget

SNORKLING yang membuat gue seakan melihat “dunia lain”

SNORKLING yang membuat gue bersyukur hidup di Indonesia

dan SNORKLING yang membuat gue melupakan segalanya. SUBHANALLAH! bagus banget. pantainya. lautnya. nelayannya. warganya. semuanya. aku sayang INDONESIA

satu hari tapi rasanya puas banget. puas hingga kulit terbakar. puas hingga gue membutuhkan emolient dan moisturizer untuk memperbaiki stratum korneum kulit gue
malamnya gue dan yang lain mengobrol bareng semuanya. menshare semua pengetahuan. asyiknya dapet temen baru!
3 hari memang untuk selamanya…
gue dan teman teman pulang ke daerah masing masing. smuanya seneng. seneng karena dapet pengalaman baru. seneng akan keindahan indonesia.
sebenernya dari dulu memang punya rencana ikut explore pulau ini dan tempat lain bareng backpacker indonesia yang tergabung dalam suatu grup di sebuah jejaring sosial. sebuah grup yang menyenangi petualangan. dari grup itu gue jadi kenal grup wisata kita. dan teman teman bertambah! yippie! gue pun mengenal mas-mas dari wisata kita yang okeeee banget! sederhana dalam penampilan namun cemerlang dalam otak!
special thanks to : mas azis, mas rinto, mas tobing, mas ridwan, christian, nai, tridan (yang jadian sama *** diatas kapal. upsss), grace, lala, Gina (anak ENHAI yang lucu banget), tia, suci, dissa. gue baru mengenali kalian dari trip ini. semoga masih tetep ingat this memory.
oiya pas pulang dari karimun dan menyentuh JEPARA tertulis : KEBERANGKATAN KE KARIMUN JAWA DI HENTIKAN KARENA CUACA TIDAK BAIK
nyampe dibandung, Grace : HAPE GUE DICOPET DI BUS.

dari karimun jawa juga gue mendapat banyak pembelajaran tentunya yang berhubungan dengan keprofesian gue kelak. amin.
what a life.

February 19, 2010 at 4:06 pm Leave a comment


yangoi.selalu.ceria.

we can share everything. love.laugh. happy.friendship.and sad stories even the darkest one.

.im a deadliner.

May 2012
M T W T F S S
« Oct    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

.stories.

.stories.

tweets!

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

RSS deep pathetic to writing

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.