::Kertas kuning::
October 9, 2011 at 5:25 pm Leave a comment
pulang dari kondangan itu selalu capek entah mengapa. mungkin karena berat badan yang turun ini (cieh. sombong. yes. akhirnya!) bertumpu pada wedges setinggi 7-9an cm. but im happy. CONGRADULATION OCTOPUS. dan CONGRATULATION, happy wedding for Rina Imaniar and Wildan. semoga menjadi keluarga sakinah, mawaddah, dan warahmah. doa kami menyertai kalian
okay, today’s fashion of me. i love to design traditional-but-modern-dress!
here we are (panitia yang maka duluan, makan semua menu, dll dll. sungguh, terlaluu..)
balik lagi, sebenernya bukan ini yang mau diceritain. setelah sampai dikosan gue langsung tepar. tidur. bangun-bangun jam setengah 9 malem. waw. am i so tired??? suddenly my phone was ringing. ternyata dari panitia patient counseling competition UGM. mengabarkan bahwasannya quota penuh. dan gue salah satu yang ‘didepak’. hehe. yah salah gue sih ga buru bayar dan menyelesaikan prosedur registrasi (sibuk sidang euy. jadi sidang yang disalahin? *plak). huff.. sedikit menghela nafas panjang.. untuk tahun ini berarti gue tidak bisa belajar konseling di kompetisi-kompetisi macem ini. yah apa daya tak dinyana. no problemo Girl! kalo Allah bilang ga, ya ga. jadi ini sebenernya kali kedua. yang pertama, PCE, alhamdulillah jadi salah satu wakil ITB buat PCE november ini. tapi tapi tapi dikarenakan status saya yang baru ini (alumni bukan mahasiswa pun tidak juga), my best lecturer ive ever met ga mau menandatangi surat keterangan mahasiswa. gue pun mengabarkan panitia kalo gue ga bisa ikut. but im happy! orang yang akan menggantikan gue adalah ayya. yes ayya you can! ill support you all perwakilan ITB! (walau saya ga bisa ikut tapi saya mau ya ikut latihan2nya
). sampai jumpa di EGYPT! Allahumma amin.. seketika gue berpikir, yap berarti masih ada kesempatan buat punya pengalaman patient counseling di PCC. sekali lagi, Allah berkata ga, ya ga. ya gapapa nduk..
. buat temen2 yang berangkat, yang akan berkarya. berjuanglah temans! dan jangan lupa diaplikasikan saat di dunia ‘nyata’ dan ditularkan ke yang lain. termasuk saya. very proud of you <3.
setelah di telpon mata gue tertuju pada tempelan kertas kuning di dinding kamar, isinya seperti ini temans (ah. maaf saya sungguh norak. inilah saya sesungguhnya) :
you can be a good leader. Bismillahrrahmanirrahim. jadi pemimpin yang amanah ngoi!
kepentingan bersama dulu
lagi-lagi Allah itu Maha pengasih.. Tuhan memberikan gue kesempatan untuk menuai ladang amal ini karena gue udah janji. gue udah korupsi waktu hampir sebulan untuk seminar dan sidang. abis lulus segera menyelesaikan amanah. but dont leave me alone God, i cant do this without You. temans, semangat mengabdi! bon voyage! kesempatan tidak datang dua kali. i really love you all, we are in the same passion!
. may Allah always bless you.
Al Ma’arij: 19-35
19. sungguh, manusia diciptakan bersifat suka mengeluh
20. apabila dia ditimpa kesusahan, dia berkeluh kesah
21. dan apabila mendapat kebaikan (harta) dia jadi kikir
22. kecuali orang-orang yang melaksanakan sholat
23. mereka yang tetap setia melaksanakan sholatnya
24. dan orang-orang yang dalam hartanya disiapkan bagian tertentu,,
25. bagi orang (miskin) yang meminta dan tidak meminta
26. dan orang-orang yang mempercayi hari pembalasan
27. dan orang-orang yangtakut terhadap azab Tuhannya
28. sesungguhnya terhadap azab Tuhan mereka, tidak ada seseorang yang merasa aman (dari kedatangannya)
29. dan orang-orang yang memelihara kemaluannya
30. kecuali terhadap istri-istri mereka atau hamba sahaya yang mereka miliki
31. maka barang siapa yang mencari diluar itu (zina, homoseks, lesbian), mreka itulah orang-orang yang melampaui batas
32. dan orang-orang yang memelihara amanah dan janjinya
33. dan orang-orang yang berpegang teguh terhadap kesaksiannya
34. dan orang-orang yang memelihara sholatnya
35. mereka itu dimuliakan dalam surga
is it too much to ask for?
Entry filed under: .sociality., soul.of.campus. Tags: .cintakuuntukmu., .iampharmacist., .ilmu., .ngulik., .nyurhat., .sisi lain..


Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed